Ritual Pesugihan Dengan Cara Berhubungan Layaknya Suami Istri

Ritual Pesugihan

Ritual Pesugihan – Ngalap berkah ke makam atau ke tempat keramat memang masih banyak dipraktekan. Tentu saja tujuannya adalah untuk mendapatkan berkah kekayaan serta kelancara rezeki oleh para pelakunya.

Karena keharusan ekonomi banyak yang masih mempraktekkan ngalap berkah ini atau istilah lainnya adalah pesugihan.

Bahkan ada yang melakukan pesugihan dengan cara yang sangat aneh, yaitu diharuskan berhubungan layaknya suami istri di tempat pesugihan tersebut. Seperti yang dilakukan di beberapa tempat berikut ini.

Ritual Pesugihan di Makam Roro Mendut

Sebagian pedagang juga mendatangi tempat ini untuk mengalab berkah di hadapan pusara makam. Agar proses ritual sempurna, ada serangkaian ritual yang harus dilakukan mulai dari mengitari makam hingga melakukan persetubuhan alias melakukan hubungan intim di makam ini.

Memang, kegiatan berhubungan badan di makam tersebut telah berlangsung sejak lama. Yang datang memohon ke makam tersebut pasti datang secara berpasang-pasangan, cerita penduduk setempat.

Persetubuhan diakhir ritual ini dimaknakan sebagai simbol penyatuan jiwa dan cinta antara dua insan manusia, seperti halnya cinta Roro Mendut dan Pronocitro yang dibawa sampai mereka berdua mati.

Agar permohonannya menjadi makbul, persetubuhan yang dilakukan tersebut haruslah hubungan sekks antar muhrim. Artinya, hubungan sekksual tersebut haruslah hubungan badan antara suami atau istri yang sah, bukan dengan yang lainnya.

Peritual yang permohonannya terkabulkan, setelah melakukan serangkaian ritual di makam Roro Mendut dan Pronocitro dalam mimpinya akan didatangi oleh sesosok perempuan cantik, dialah Roro Mendut. Setelah itu bisa dirasakan akan terjadi kelancaran dan laris dalam usaha dagang yang digelutinya.

BACA JUGA: Pesugihan Dewi Lancar Pesugihan Putih Tanpa Tumbal

Pesugihan Kembang Sore Tulungagung

Menurut cerita yang sudah sangat lama berkembang Kembang Sore di Tulung Agung ini memiliki tuah gaib yang bisa membantu para pemujanya untuk memperoleh kekayaan dengan cara tidak masuk akal.

Pada malam tiba banyak orang yang berkunjung ke makam tersebut, merekapun mempunyai tujuan masing-masing.

Bagi para pencari pesugian Mereka membawa persyaratan yaitu sekul anget (nasi gurih panggang ayam)/ Kambing, dan sekul wangi (bunga telon, minyak wangi, kemenyan).

Yang menjadi fenomena menarik adalah, apabila ngalap pesugihanya ingin cepat berhasil, mereka harus melakukan hubungan terlarang alias berzina, dengan orang lain selain istrinya, hal ini di yakini sebagian orang akan cepat terkabulnya permintaan keduniawian mereka.

Tak pelak sekarang di daerah tersebut bak sebuah protitusi yang terselubung, banyak penjaja cinta komersial menawarkan diri untuk hal tersebut.

BACA JUGA: Uang Bibit, Kekayaan yang Tiada Habis

Pesugihan Gunung Kemukus

Pesta sekks ini dianggap sebagai syarat untuk mendapatkan pesugihan yang diinginkan. Salah satu syarat dalam berhubungan sekks di tempat ini adalah perbuatan tersebut harus dilakukan di tempat terbuka di wilayah gunung Kemukus tersebut.

Sebagai pencari pesugihan membawa pasangan resmi mereka sendiri dan melakukan hubungan badan di tempat tersebut. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki pasangan ataupun pasangan tidak resmi yang sama-sama menginginkan pesugihan.

Buat pencari Ritual Pesugihan, mendatangi gunung ini adalah cara kaya yang mudah, murah, dan menyenangkan. Tak jarang banyak pencari pesugihan yang berulang kali datang ke wilayah ini dengan berbagai alasan.